Jakarta - Humas: Sehubungan dengan edaran Badan Siber dan Sandi Negera perihal Security Advisory (Imbauan Keamanan) terkait CVE-2026-109618 dan CVE-2026-109619 tanggal 22 Oktober 2026 (https://idsirtii.bssn.go.id/publications/advisories/security-advisorykerentanan-pada-php2shell-cve-2026-109618-cve-2026-109619), bahwa telah ditemukan potensi kerentanan pada PHP versi 8.5, 8.4, 8.3, 8.2, 8.1 dan versi lebih lama yang saat ini telah berstatus EOL (End Of Life). Kerentanan ini teridentifikasi memiliki tingkat resiko yang signifikan dan dapat memberikan dampak pada stabilitias infrastruktur informasi vital. Sebagai upaya mitigasi resiko terhadap kerentanan perangkat lunak di lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan Dibawahnya, Biro Hukum dan Humas mengimbau kepada para Pengelola Sistem Teknologi Informasi di lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan Dibawahnya segera melakukan langkah – langkah sebagai berikut.(nhf)
Untuk informasi selengkapnya silahkan klik tautan dibawah ini:
Dokumen


